Search

Sunday, October 28, 2012

Alogaritma Mirror dan Inverse

Hi teman-teman cubers, kali ini saya akan membahas tentang alogaritma Mirror dan Inverse. Gerakan tersebut ada hubungannya dengan alogaritma.


Alogaritma Mirror, seperti namanya “mirror” yang berarti cermin, gerakan alogaritma yang kita lakukan adalah cerminan dari suatu alogaritma. Gerakannya persis seperti gerakan kita jika di depan cermin, yaitu berkebalikan antara kiri dan kanan. Jika yang kita gerakkan adalah tangan kanan maka bayanyan kita pada cermin tangan kiri yang bergerak. Nah, kita hanya perlu merealisasikan gerakan bayangan kita pada cernim menjadi gerakan kita. Notasi pada gerakan mirror adalah dengan menambahkan aksen jika tidak ada dan menghilangkan aksen jika ada, kecuali untuk notasi R dan L, mirror dari notasi R adalah L’, dan mirror dari notasi L adalah R’. Untuk lebih jelasnya ikuti contoh berikut.

Rekor Dunia Menyelesaikan Rubik Tercepat

Hi teman-teman cubers. Nah, kali ini saya akan membahas tentang rekor dunia yang tercatat dalam kompetisi internasional dari masa ke masa. Khususnya dalam menyelesaikan rubik 3x3x3. Kompetisi internasional pertama yang diadakan adalah pada tahun 1982 yang dilaksanakan di Hungaria. Walaupun sempat menghilang, namun kompetisi solving rubik kembali booming di tahun 2000-an.

Penilaian Waktu Bermain Kubus Rubik dalam Kompetisi

Hi, teman-teman cubers. Nah, kita masih membahas tentang rubik, kali ini saya akan membahas tentang cara penghitungan waktu dalam menyelesaikan rubik. Mungkin biasanya teman-teman cubers menghitung waktu solving rubik menggunakan stopwatch hanya dalam sekali solving saja tetapi perhitungan waktu solving rubik dalam kompetisi resmi internasional berbeda. Perhitungannya tetap memakai alat pengukur waktu, tetapi hanya caranya saja yang berbeda. Umumnya terdapat 2 metode, yaitu Best of 3 dan Average of 5. Berikut penjelasannya:

Rumus Cara Menyelesaikan Rubik 4x4x4

Hi, kembali lagi saya mempostingkan tentang rubik, sebelumnya saya telah mempostingkan tentang Rubik 2x2x2 dan juga Rubik 3x3x3, nah kali ini saya membahas tentang cara menyelesaikan Rubik 4x4x4, berikut penjelasannya.
Pada dasarnya dalam meyelesaikan rubik 4x4x4 terdapat 4 langkah dasar, yaitu:
1. Menjadikan bagian tengah rubik
2. Membuat tepi rubik menjadi benar
3. Menjadikan rubik dengan menganggapnya sebagai rubik 3x3x3
4. Koreksi terhadap kesalahan [jika ada] 

 Penjelasannya adalah sebagai berikut: 

1. Menjadikan Bagian Tengah Rubik

Langkah pertama dalam menjadikan rubik 4x4x4 adalah menjadikan bagian tengah terlebih dahulu. Bagian tengah rubik ini tersusun atas 4 kotak.
Centre Pieces of Rubiks
Bagian Tengah

Namun, terdapat sedikit catatan dalam menjadikan bagian tengah rubik, yaitu tentang posisi warna. Dalam rubik 4x4x4, tidak seperti pada rubik 3x3x3 yang bagian tengahnya akan selalu berada dalam keadaan yang tidak mungkin salah, rubik 4x4x4 terdapat aturan tersendiri agar posisinya tidak salah. Aturan tersebut antara lain:

Rumus Cara Menyelesaikan Rubik 3x3x3

Rubik 3x3x3 adalah rubik standard yang menjadi tantangan dalam menyelesaikan rubik, jika ada orang yang menyebutkan “rubik’s cube”, itu maksudnya bukan segala jenis kubus teka-teki yang disebut rubik tetapi maksudnya adalah rubik 3x3x3. Sebenarnya banyak istilah-istilah bahasa inggris dalam permainan teka-teki kubus 3 dimensi ini, namun saya tidak akan menyebutkannya dalam blog saya ini agar tidak membuat teman-teman cubers pemula menjadi pusing, karena saya mengerti, saya juga pernah mengalami hal yang teman-teman cubers pemula alami sekarang. Saat pertama kali saya belajar menyelesaikan rubik, saya dipusingkan dengan istilah-istilah itu, namun di blog ini saya menggunakan bahasa sehari-hari supaya teman-teman cubers yang masih pemula lebih mudah mengerti. Disini akan dibahas cara menyelesaikan rubik 3x3x3 hanya dengan 6 langkah mudah.
Nah, sudah cukup basa-basinya, sekarang mari kita belajar menyelesaikan rubik 3x3x3. Langkah-langkah dalam menyelesaikan rubik 3x3x3 adalah sebagai berikut.
1.     First layer
2.    Second Layer
3.   OLL Cross
4.   OLL Corners
5.   PLL Corners
6.   PLL Edges
Langkah-langkah diatas adalah metode Jessica Fridrich. Sebenarnya, metode Fridrich adalah CFOP  atau Cross-F2L-OLL-PLL, namun pada dua tahap awal yakni Cross dan F2L tidak saya gunakan di blog ini namun dengan menyelesaikan layer per layer, karena menurut saya belum saatnya bagi teman-teman cubers pemula untuk belajar F2L, juga pada langkah OLL dan PLL masing masing dibagi menjadi 2 langkah lagi agar mengurangi alogaritma yang digunakan. Secara keseluruhan, metode fridrich menggunakan kira-kira 70 alogaritma lebih, jumlah alogaritma yang menurut saya sangat banyak untuk teman-teman cubers pemula, namun pada blog ini, alogaritma yang perlu diketahui untuk menyelesaikan rubik 3x3x3 adalah hanya 10 alogaritma saja. Ya, hanya 10 yang perlu diketahui, tidak banyak bukan?, dan itupun tidak semuanya digunakan dalam satu kali solving rubik 3x3x3.
Nah, langsung saja kita ke step pertama.

Rumus Cara Menyelesaikan Rubik 2x2x2

Rubik 2x2x2
Rubik 2x2x2
Rubik ukuran 2x2x2 biasa disebut Mini Cube dan Pocket Cube, disebut demikian karena rubik ukuran 2x2x2 adalah rubik yang berukuran paling kecil dan bisa dimasukkan kedalam kantung (pocket) untuk dibawa kemana-mana dan tentu saja metode solving rubik ini lebih mudah dari pada rubik 3x3x3. Jika ingin melihat jenis-jenis rubik yang lain, klik disini.
Nah, untuk menyelesaikan pocket cube teman-teman cubers hanya butuh 2 alogaritma saja. Ya, hanya 2 alogaritma saja, tidak banyak bukan ? Bahkan alogaritma yang digunakan disini berasal dari alogaritma yang ada pada metode solving rubik 3x3x3, untuk melihatnya klik disini. Sejak awal di halaman awal saya sudah katakan bahwa metode yang digunakan disini adalah metode yang sangat mudah dan yang tidak membutuhkan banyak alogaritma. Cocok untuk para pemula.
Step-step dalam menyelesaikan pocket cube dalam metode ini hanya 3 steps, yaitu
1.    Menyelesaikan first layer
2.   OLL (Orientasi Last Layer)
3.    PLL (Permutasi Last Layer)

Baiklah, langsung saja kita beranjak ke step pertama. Ingai, potongan berwarna abu-abu pada gambar-gambar rubik adalah potongan yang belum selesai dan tidak perlu diperhatikan dulu.